Perkembangan teknologi yang berjalan sekarang ternyata sudah mengubah banyak hal, termasuk cara belajar. Kini, aplikasi pembelajaran online tetap dibutuhkan oleh sekolah meski masa-masa pandemi Covid 19 sudah berakhir beberapa tahun lalu.
Beragam aplikasi yang digunakan untuk pembelajaran online hadir dengan keunggulan masing-masing. Ada yang berfokus sebagai Learning Management System (LMS), ada pula yang mengutamakan konferensi video atau menyediakan materi belajar lengkap.
Baca Juga:
Aplikasi LMS Terbaik untuk Sekolah dan E-Learning
Aplikasi Pembelajaran Online untuk Kelas Virtual
Bagi sekolah, aplikasi pembelajaran online akan difungsikan sebagai ruang kelas digital bagi guru dan siswa. Aktivitas belajar seperti membagikan materi, memberikan tugas, mengumpulkan pekerjaan akan lebih mudah terjadi melalui satu sistem saja.
1. Moodle
Aplikasi pembelajaran menarik yang pertama bernama Moodle. Penggunanya sudah menyebar dari berbagai belahan dunia, termasuk institusi pendidikan di Indonesia. Untuk memanfaatkannya, pihak sekolah perlu menyesuaikan fiturnya dengan kebutuhan belajar.
Keunggulan Moodle terletak pada kelengkapan fiturnya. Guru dapat menyusun materi secara bertahap, membuat forum diskusi, hingga menyelenggarakan ujian secara daring berkat aplikasi ini.
Aksesnya juga terbilang mudah. Untuk membuka web aplikasi pembelajaran ini, guru dan siswa perlu menyiapkan koneksi internet yang memadai. Fleksibilitas ini membuat siswa dapat belajar dari rumah, sekolah, maupun saat bepergian.
2. Microsoft Teams
Opsi aplikasi pembelajaran online selanjutnya datang dari Microsoft Teams. Aplikasi ini menggabungkan komunikasi, kolaborasi, dan manajemen kelas. Guru kerap menggunakannya untuk membuat kelas virtual, mengundang siswa, dan memberikan materi.
Ideal untuk sekolah yang butuh aplikasi pembelajaran secara online. Menariknya, aplikasi ini sudah terintegrasi dengan Microsoft Word, Excel, PowerPoint, dan OneDrive. Karena itu, proses belajar berjalan dengan efisien.
Tidak hanya itu, seluruh dokumen, tugas, dan percakapan dalam kelas tersimpan pada suatu sistem. Cukup mudah ditemukan kembali saat guru maupun siswa benar-benar membutuhkannya kembali.
3. E-Learning dari MySCH.id
Tidak ketinggalan, aplikasi pembelajaran untuk guru dan siswa dari MySCH.id juga layak dipertimbangkan. Sistemnya sama dengan LMS pada umumnya. Dengan menggunakannya, kegiatan belajar-mengajar secara online akan berjalan lebih mudah.
Dari aplikasi ini, guru dapat membagikan materi, memberikan tugas, membuat ujian, hingga mengelola nilai secara lebih praktis. Di sisi lain, siswa memperoleh kemudahan dalam mengakses materi, mengumpulkan tugas, serta melihat hasil evaluasi secara langsung.
Jangan khawatir dengan tampilannya, MySCH.id menyediakan LMS yang sederhana dan mudah untuk dipahami. Sudah banyak sekolah-sekolah di Indonesia yang memanfaatkannya. Meski berlangsung online, pengalaman belajar tetap terasa menyenangkan.
Salah satu nilai tambah MySCH.id adalah pengembangannya yang sudah sesuai dengan kebutuhan sekolah di Indonesia. Berbagai fitur dirancang agar selaras dengan aktivitas administrasi dan pembelajaran di lingkungan pendidikan.
Baca Juga:
Aplikasi E-Learning Berbasis Web untuk Sekolah Modern
Opsi Aplikasi Belajar untuk Video Conference
Pada dasarnya, komunikasi yang terjalin antara guru dan siswa merupakan kunci untuk mempertahankan kualitas pembelajaran. Selain berbentuk LMS, ada pula aplikasi pembelajaran online berbentuk konferensi video.
1. Zoom
Contoh aplikasi pembelajaran berbentuk konferensi video yang pertama ialah Zoom. Keunggulannya terletak pada kualitas video yang stabil serta mampu menampung banyak peserta dalam satu sesi pembelajaran.
Fitur seperti berbagi layar, papan tulis digital, ruang diskusi (breakout rooms), dan perekaman pertemuan membantu guru menjelaskan materi secara lebih interaktif. Siswa pun dapat berpartisipasi melalui fitur chat maupun sesi tanya jawab.
Kemudahan ini membuat penggunaan Zoom tetap bertahan hingga sekarang. Bahkan setelah pembelajaran tatap muka kembali berlangsung sesuai pandemi Covid 19, Zoom tetap menjadi pilihan untuk kelas hybrid dan seminar daring.
2. Google Meet
Saat mencari aplikasi pembelajaran gratis untuk konferensi video, Google Meet akan selalu masuk ke dalam daftar pilihan. Sebab, penggunaan aplikasi ini terbilang sangat praktis bagi guru maupun siswa.
Hanya dengan membuat akun Google saja, siswa bisa mengikuti kelas virtual tanpa melewati proses instalasi yang rumit. Sementara guru dapat menjadwalkan kelas, kemudian membagikan tautan pertemuan.
Selain kemudahan penggunaannya, Google Meet juga terkenal ringan dan stabil untuk berbagai perangkat. Tidak mengherankan jika banyak siswa maupun tenaga pendidik yang menyukai aplikasi ini.
Baca Juga:
Aplikasi E Learning Apa Saja yang Bagus untuk Sekolah
Rekomendasi Aplikasi Bimbingan Belajar
Belum selesai, tersedia pula aplikasi pembelajaran online yang menawarkan kelas-kelas bimbingan belajar untuk siswa. Beberapa aplikasi ini menyediakan materi tambahan, latihan soal, hingga simulasi ujian untuk membantu meningkatkan pemahaman siswa.
1. Ruang Guru
Siapa yang tidak mengenal Ruang Guru. Aplikasi ini menyediakan video pembelajaran, latihan soal, kelas langsung bersama tutor, hingga program persiapan ujian nasional dan seleksi perguruan tinggi.
Materi-materi di dalamnya dikemas menggunakan animasi, ilustrasi, dan pembahasan yang menarik. Ada pula fitur pemantauan perkembangan belajar melalui berbagai fitur evaluasi yang tersedia.
Pilihan jenjang di dalam aplikasi untuk pembelajaran online ini juga terbilang beragam. Ideal untuk siswa yang ingin belajar secara mandiri maupun sebagai pendamping pembelajaran di sekolah.
Tidak hanya bermanfaat untuk siswa, Ruangguru juga boleh dimanfaatkan oleh guru. Video pembelajaran dan materi yang tersedia sering kali menjadi menjadi inspirasi untuk menciptakan proses belajar yang lebih kreatif.
2. Zenius
Aplikasi pembelajaran online bernama Zenius ini menawarkan pendekatan belajar berbasis pemahaman konsep. Materi tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi juga mengajak siswa memahami alasan di balik setiap pembahasan.
Video pembelajaran, latihan soal, serta pembahasan yang sistematis membuat proses belajar di aplikasi menjadi lebih efektif. Siswa boleh mengulang materi yang tersedia kapan saja, tergantung dengan kecepatan belajar masing-masing.
Zenius sendiri sudah hadir di Indonesia sejak lama dan tetap relevan hingga sekarang. Dengan metode yang berbeda, Zenius berhasil menjadi pilihan banyak siswa yang ingin memperdalam pelajaran sekolah maupun mempersiapkan diri menghadapi berbagai ujian.
Bagi guru, Zenius kerap menjadi sumber referensi yang bermanfaat dalam menyusun materi maupun mencari contoh soal berkualitas. Pembahasan yang lengkap bisa menjadi inspirasi untuk menyampaikan materi dengan cara yang lebih menarik di dalam kelas.
Baca Juga:
Pembelajaran Online dan Offline: Perbedaan & Kelebihan
Penutup
Kemunculan beragam aplikasi pembelajaran online semakin memudahkan guru ataupun siswa. Dengan memanfaatkan aplikasi yang tepat, proses belajar akan berlangsung lebih interaktif. Sesuaikan kebutuhan sekolah dan mulai manfaatkan LMS dari MySCH.id.