Kehadiran aplikasi pembelajaran online interaktif sangatlah mendukung kegiatan belajar dan mengajar di sekolah. Meski pilihan di luar sana sangatlah banyak, Bapak/Ibu perlu mempertimbangkannya secara hati-hati.
Sebelum memilih, pastikan terlebih dahulu apakah aplikasi pembelajaran virtual sudah sesuai dengan kebutuhan sekolah atau belum. Simak ulasan di bawah ini untuk tahu beberapa syarat aplikasi pembelajaran yang interaktif beserta rekomendasinya!
Baca Juga:
8 Contoh LMS Pembelajaran Terbaik untuk Sekolah
5 Syarat Aplikasi Pembelajaran Online Dapat Dikatakan Interaktif
Pada saat memilih aplikasi pembelajaran online interaktif, jangan hanya melihat tampilannya saja. Yang terpenting, Bapak/Ibu perlu memastikan bahwa aplikasi tersebut mampu mendukung komunikasi, kolaborasi, dan pengalaman belajar yang menyenangkan.
1. Mudah Dipakai oleh Guru dan Siswa
Aplikasi pembelajaran untuk guru dan siswa perlu mengutamakan aspek kemudahan ketika dipakai. Sebagus apapun sebuah aplikasi, guru dan siswa akan kesulitan memakainya jika memiliki tampilan yang rumit.
Masalah ini cenderung menyebabkan proses belajar menjadi kurang efektif. Sebab, waktu habis hanya untuk memahami cara kerja aplikasi saja. Oleh karena itu, sekolah sering kali memilih aplikasi pembelajaran dengan antarmuka yang sederhana.
Kemudahan penggunaan juga membuat proses adaptasi menjadi lebih singkat. Sekolah tidak perlu memberikan pelatihan yang terlalu panjang karena guru dan siswa bisa mempelajari fitur-fitur aplikasi secara mandiri.
2. Menyediakan Komunikasi Dua Arah
Belajar bukan hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga melibatkan diskusi, tanya jawab, dan bertukar pendapat. Itulah sebabnya, aplikasi pembelajaran online interaktif harus menyediakan komunikasi dua arah.
Fitur seperti ruang diskusi, forum, kolom komentar, obrolan langsung, maupun video konferensi menjadi nilai tambah. Dengan adanya fasilitas tersebut, siswa dapat mengajukan pertanyaan kapan saja, sedangkan guru lebih mudah memberikan arahan.
Tanpa disadari, komunikasi yang aktif turut membantu membangun suasana belajar yang lebih hidup. Siswa tidak merasa belajar sendirian karena tetap bisa berinteraksi dengan guru maupun teman sekelas saat belajar online.
3. Punyai Fitur Pembelajaran yang Menarik
Salah satu alasan siswa cepat bosan saat belajar daring adalah penyampaian materi yang monoton. Untuk mengatasinya, sekolah memerlukan aplikasi pembelajaran online interaktif. Barulah proses belajar akan terasa lebih menyenangkan.
Pilih aplikasi pembelajaran menarik yang mampu menghadirkan video pembelajaran, animasi, kuis interaktif, permainan edukasi, hingga presentasi multimedia. Dengan cara ini, siswa akan lebih fokus mengikuti materi.
Tidak ketinggalan, fitur-fitur yang variatif juga memberi kesempatan kepada guru untuk mengajar dengan berbagai metode. Guru dapat menyesuaikan penyampaian materi sesuai karakteristik siswa.
4. Mendukung Kolaborasi dan Partisipasi Pengguna
Faktanya, pembelajaran yang baik tidak berpusat pada guru saja. Siswa perlu aktif terlibat dalam berbagai kegiatan pembelajaran. Artinya, Bapak/Ibu wajib memilih aplikasi pembelajaran interaktif yang mendukung kerja sama antar siswa.
Sebut saja fitur diskusi kelompok, pengerjaan tugas bersama, berbagi dokumen, hingga presentasi kelompok. Fitur-fitur ini akan membantu siswa belajar bekerja sama meski pembelajaran berlangsung online.
Seiring dengan perkembangan teknologi, pihak sekolah bisa memilih aplikasi pembelajaran digital gratis maupun berbayar. Umumnya, aplikasi pembelajaran berbayar punya fitur kolaborasi yang lebih menarik.
5. Memberikan Umpan Balik secara Cepat
Aplikasi pembelajaran online interaktif pasti menawarkan umpan balik yang cepat. Sebab, siswa perlu mengetahui apakah jawabannya sudah benar atau masih perlu diperbaiki. Hindari aplikasi yang memberikan umpan balik secara lambat.
Contoh sederhananya terlihat saat siswa selesai mengerjakan kuis. Nilai yang langsung muncul beserta pembahasan akan meningkatkan motivasi siswa untuk giat belajar. Guru pun boleh memberikan komentar tambahan terkait pengerjaan tiap siswa.
Jika sekolah memilih aplikasi pembelajaran yang interaktif, siswa akan lebih terdorong untuk belajar dan memperbaiki kesalahan. Tidak lagi membutuhkan waktu yang lama untuk menunggu umpan balik.
Baca Juga:
Aplikasi LMS Terbaik untuk Sekolah dan E-Learning
3 Opsi Aplikasi Pembelajaran Online Interaktif untuk Sekolah
Cukup banyak sekolah masih bertanya, aplikasi apa saja yang dapat digunakan untuk pembelajaran daring? Saat ini, ada beberapa contoh aplikasi pembelajaran digital yang boleh dipilih. Hanya saja, pertimbangkan kesesuaiannya dengan kebutuhan pembelajaran.
1. Google Classroom
Nama Google Classroom pasti sudah tidak terdengar asing lagi di telinga. Hal ini karena penggunaannya cukup sederhana dan terintegrasi dengan berbagai layanan Google. Mulai dari Google Drive, Google Docs, Google Meet, dan Google Forms.
Guru dapat membagikan materi, memberikan tugas, menetapkan tenggat waktu, hingga memberikan penilaian dalam satu dashboard saja. Sementara siswa bisa mengumpulkan tugas, melihat pengumuman terbaru, serta berdiskusi.
Meski punya banyak kelebihan, Google Classroom lebih cocok untuk kebutuhan pembelajaran yang sifatnya sederhana. Jika ingin menyesuaikannya dengan pengelolaan kurikulum, pihak sekolah membutuhkan aplikasi lain dengan fitur yang kompleks.
2. Moodle
Sejak beberapa tahun belakangan, Moodle terkenal sebagai web interaktif untuk pembelajaran. LMS berbasis web ini memang kerap dimanfaatkan oleh siswa untuk mengakses beberapa materi pembelajaran.
Moodle memungkinkan guru membuat kelas virtual lengkap dengan materi, forum diskusi, kuis, tugas, bank soal, hingga sistem penilaian otomatis. Tersedia pula fitur untuk mengakses konten pembelajaran digital berupa video, dokumen, bahkan presentasi.
Hanya saja, Moodle membutuhkan proses instalasi, konfigurasi, dan pengelolaan yang lebih kompleks. Sekolah yang tertarik menggunakannya biasanya memerlukan tenaga administrator atau tim IT khusus.
3. E-Learning dari MySCH.id
Bagi sekolah yang memerlukan aplikasi pembelajaran online interaktif dengan rancangan khusus pertimbangkan aplikasi LMS dari MySCH.id. Sistemnya sudah saling terintegrasi satu sama lain.
MySCH.id adalah pilihan terbaik bagi sekolah yang membutuhkan LMS modern. Ada fitur untuk mengunggah materi, memberikan tugas, membuat ujian daring, mencatat kehadiran siswa, hingga memantau perkembangan hasil belajar.
Siswa pun tidak akan kesusahan untuk mengikuti kelas, mengerjakan tugas, maupun berdiskusi dengan guru. Tampilannya juga tergolong sederhana, mudah dipahami oleh siswa dan guru.
Keunggulan lain dari MySCH.id adalah kemampuannya membantu sekolah mengelola proses pembelajaran secara lebih terorganisir. Hal ini tentu menghemat waktu sekaligus memudahkan proses administrasi akademik setiap hari.
Baca Juga:
Aplikasi E-Learning Berbasis Web untuk Sekolah Modern
Penutup
Aplikasi pembelajaran online interaktif memiliki karakteristik tersendiri yang membuatnya unggul. Semakin lengkap fitur interaksi yang tersedia, semakin besar pula terciptanya pengalaman belajar yang berkualitas. Jangan ragu untuk memilih LMS dari MySCH.id.