Sadar tidak sadar, kebutuhan akan sistem pembelajaran digital terus naik pesat dari tahun ke tahun di Indonesia. Inilah salah satu alasan kenapa banyak sekolah mulai mencari aplikasi LMS terbaik. Pasalnya, aplikasi ini adalah gerbang untuk menuju e-learning.
Namun, sebelum menentukan apa saja aplikasi LMS terbaik, Bapak/Ibu perlu mengenal lebih jauh dulu tentang definisi dan fungsi aplikasi ini. Jika sudah paham, Bapak/Ibu bisa mempelajari apa saja daftar aplikasi LMS yang paling populer dan opsi terbaiknya.
Baca Juga:
Apa itu E-Learning: Sejarah Manfaat Kekurangan dan Contohnya
Mengenal Aplikasi LMS dengan Lebih Dekat
Pertama-tama, pastikan Bapak/Ibu tahu LMS itu apa agar bisa mengenalnya dengan lebih dekat. Secara garis besar, istilah tersebut merujuk pada Learning Management System, sebuah sistem yang bisa Bapak/Ibu gunakan untuk mengelola pembelajaran online.
Beberapa orang lebih mengenal aplikasi ini dengan nama aplikasi e-learning, sehingga Bapak/Ibu tidak perlu bingung karena keduanya adalah hal yang sama. Tujuan utamanya adalah untuk menjadi wadah di mana guru membuka kelas online untuk para muridnya.
Sebelum ada aplikasi LMS terbaik, guru dan murid harus mengunduh banyak aplikasi sekaligus yang membuang-buang ruang penyimpanan di gadget. Hal ini karena semua aplikasi punya fungsi yang berbeda, dan semua fungsinya penting saat pembelajaran.
Namun setelah aplikasi LMS sekolah eksis, guru dan murid hanya perlu menggunakan satu aplikasi saja untuk mengakses semua fiturnya. Bahkan kini sudah ada aplikasi e-learning berbasis web, sehingga tidak perlu lagi membuang-buang storage.
Baca Juga:
Apa Itu LMS Sekolah? Ini Fungsi dan Manfaatnya
Fungsi Aplikasi LMS
Seperti pada penjelasan di atas, aplikasi LMS terbaik punya fitur lengkap yang bisa memenuhi kebutuhan guru dan siswa saat pembelajaran digital. Idealnya, aplikasi yang Bapak/Ibu pilih untuk e-learning harus memenuhi beberapa fungsi utama berikut!
1. Mengelola Kelas Online
Penting untuk Bapak/Ibu catat bahwa aplikasi LMS online yang dipilih harus bisa mengelola kelas secara daring. Fungsi ini adalah fungsi yang sangat penting, mengingat kini kelas offline saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan para murid.
Pada aplikasi LMS yang bagus, guru atau tenaga pengajar bisa membuka kelas online, lalu para murid bisa masuk ke dalam aplikasi dan mengikuti kelasnya. Biasanya ada fitur absensi, sehingga guru bisa tahu siapa saja murid yang hadir di kelas tersebut.
Bukan hanya memberikan kelas dalam bentuk video saja, guru juga bisa mengunggah semua materi pembelajaran di LMS online. Bentuk materinya bisa sangat beragam, dari video, audio, slide presentasi atau PowerPoint, catatan, dan lain-lain.
Setelah diunggah ke aplikasi, murid bisa mengaksesnya kapan saja dan di mana saja untuk pembelajaran mandiri. Jika ada pertanyaan atau hal yang tidak mereka pahami, murid bisa meminta Bapak/Ibu untuk membuka sesi tanya jawab di forum diskusi.
2. Mengelola Tugas dan Kuis
Selain kelas online, Bapak/Ibu juga bisa mengelola tugas dan kuis dengan lebih mudah di aplikasi LMS terbaik. Hal ini karena Bapak/Ibu tinggal mengatur tugas atau kuis apa yang akan diberikan secara langsung melalui aplikasi tanpa membuka aplikasi tambahan.
Contohnya untuk tugas, Bapak/Ibu bisa langsung mengunggah jenis tugas lengkap dengan arahannya di fitur yang tersedia di aplikasi. Lalu, tinggal atur tenggat waktu pengumpulan, bobot nilai, dan detail lain. Murid akan langsung menerima notifikasi tugas baru.
Setelah selesai mengerjakan tugas tersebut, murid bisa mengunggah tugas mereka secara langsung di aplikasi LMS berbasis website. Ketika tenggat waktu sudah habis, biasanya murid tidak bisa mengunggahnya lagi, jadi bisa melatih manajemen waktu dan disiplin.
Hal yang sama juga berlaku untuk kuis, mengingat Bapak/Ibu bisa langsung mengadakan kuis di aplikasi. Jadi, tidak perlu lagi membuat formulir di Google Form atau aplikasi lain, mengingat kini fiturmya sudah ada di aplikasi LMS terbaik.
Jika Bapak/Ibu bertanya-tanya apakah aplikasi LMS bisa mendeteksi kecurangan, maka jawabannya adalah iya. Aplikasi ini bisa mendeteksi jika ada aktivitas yang mencurigakan yang dilakukan oleh para murid saat ada kuis atau bentuk ujian yang lain.
Tidak hanya itu saja, tugas Bapak/Ibu juga bisa terasa lebih efisien karena sistem bisa membagikan kuis ke semua siswa dengan lebih cepat dan mudah. Proses pemantauan pun lebih efektif karena Bapak/Ibu bisa tahu siapa yang sudah mengerjakan dan siapa yang belum.
3. Mengelola Penilaian dan Evaluasi
Terakhir, aplikasi LMS yang Bapak/Ibu pilih juga harus bisa mengelola penilaian dan evaluasi dengan baik. Hal ini karena sistem akan membantu Bapak/Ibu menilai hasil tugas dan kuis, sehingga proses penilaian bisa lebih cepat, mudah, dan efektif.
Bapak/Ibu tinggal menentukan sistem penilaian dan bobot nilai, lalu aplikasi ini akan membantu mengerjakannya. Namun, Bapak/Ibu tetap bisa menganalisis tugas satu per satu untuk topik tertentu agar bisa memberikan umpan balik atau feedback pada murid.
Nantinya, para murid akan menerima notifikasi terkait dengan umpan balik tersebut. Lalu, mereka bisa menggunakan poin-poin atau catatan tersebut untuk mengevaluasi pembelajaran. Selain itu, Bapak/Ibu juga bisa memakai catatannya untuk laporan.
Baca Juga:
Aplikasi E Learning Apa Saja yang Bagus untuk Sekolah
Daftar Aplikasi LMS yang Paling Populer di Dunia
Terkait dengan aplikasi LMS terbaik, kurang lengkap rasanya jika tidak membahas aplikasi yang paling populer di dunia. Beberapa contoh aplikasi e-learning yang sering digunakan di banyak sekolah adalah sebagai berikut!
- Brightspace
- Blackboard
- Collaborize Classroom
- Cornerstone
- Cypher Learning
- Docebo
- DigitalChalk
- Edsby
- Edmodo
- Educadium
- eFront
- Instructure
- Litmos
- Latitude Learning
- Moodle
- SuccessFactors
- Schoology
- SkillSoft
- TOPYX
- WiziQ Inc
Semua contoh di atas adalah aplikasi buatan luar negeri, sangat wajar mengingat belum banyak aplikasi LMS Indonesia yang hadir sebelum tahun 2016. Namun kini, Indonesia sudah punya aplikasi e-learning buatan dalam negeri melalui MySCH.id.
Kenapa Harus Memilih Aplikasi Learning Management System (LMS) dari MySCH.id?
Faktanya, aplikasi LMS dari MySCH.id tidak hanya jadi aplikasi LMS terbaik karena buatan dalam negeri saja, tapi juga karena ragam keunggulan lainnya. Salah satu keunggulannya yang paling utama adalah fitur lengkap untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Aplikasi ini punya fitur untuk mengelola kelas online, mengelola tugas dan kuis, hingga mengelola penilaian dan evaluasi. Semuanya sudah ada di dalam aplikasi berbasis website, sehingga Bapak/Ibu tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi tambahan.
Dengan bantuan tim MySCH.id, Bapak/Ibu juga bisa membuat aplikasi e-learning khusus untuk sekolah terkait. Jadi, aplikasi tersebut hanya bisa digunakan oleh guru, murid, kepala sekolah, dan staf lain di sekolah Bapak/Ibu, sehingga terasa lebih eksklusif.
Penutup
Hingga saat ini, aplikasi e-learning dari MySCH.id masih jadi aplikasi LMS terbaik di Indonesia karena punya fitur yang lengkap dan sesuai dengan kebutuhan sekolah. Aplikasi ini bisa membuat sistem pembelajaran digital jadi lebih mudah dan efektif.