Kemunculan aplikasi perpustakaan online untuk sekolah menawarkan banyak sekali kemudahan. Mulai dari kemudahan pengelolaan koleksi buku, proses peminjaman, hingga akses bahan bacaan digital bagi siswa dan guru.
Saat ini, tersedia berbagai pilihan aplikasi perpustakaan sekolah gratis maupun berbayar. Masing-masing tentu menawarkan fitur-fitur modern yang mendukung digitalisasi perpustakaan. Simak penjelasan berikut untuk informasi lebih lengkapnya.
Baca Juga:
Aplikasi Perpustakaan Digital Sekolah Modern & Efisien
Cara Mudah Membuat Aplikasi Perpustakaan Online untuk Sekolah
Di era serba modern ini, membangun aplikasi perpustakaan online untuk sekolah ternyata tidak perlu dimulai dari nol. Pihak sekolah dapat memanfaatkan aplikasi siap pakai dari tim pengembang yang sudah terpercaya.
Dengan cara ini, proses digitalisasi perpustakaan milik sekolah berjalan lebih cepat dan hemat biaya. Tentu dengan tetap memberikan pengalaman terbaik bagi petugas perpustakaan maupun siswa di lingkungan sekolah.
Salah satu pilihan tepat yang bisa dipertimbangkan adalah aplikasi perpustakaan digital dari MySCH.id. Ada banyak sekali fitur modern di dalamnya, seperti pengelolaan koleksi, peminjaman online, pelacakan status buku, reservasi, dan denda otomatis.
Bukan sembarangan, MySCH.id memang menyediakan aplikasi perpustakaan yang benar-benar efisien untuk sekolah. Tidak perlu lagi khawatir dengan rumitnya sistem pengelolaan perpustakaan secara manual yang rawan bermasalah.
Baca Juga:
Aplikasi Perpustakaan Online Lengkap, Ini Rekomendasinya
7 Aplikasi Perpustakaan Online yang Dapat Dimanfaatkan oleh Sekolah (Gratis & Berbayar)
Agar semakin paham dengan konsepnya, di bawah ini terdapat beberapa contoh aplikasi yang sistemnya mirip dengan aplikasi perpustakaan online untuk sekolah. Guru dan siswa bisa lebih leluasa memperoleh akses menuju perpustakaan digital jika sekolah memanfaatkannya.
1. iPusnas
Sesuai dengan namanya, aplikasi untuk perpustakaan ini merupakan keluaran dari Perpustakaan Nasional. Di dalamnya terdapat banyak sekali koleksi judul buku layaknya perpustakaan offline.
Mulai dari buku bacaan dengan genre fiksi, nonfiksi, agama, sampai pendidikan. Untuk meminjam buku, sistemnya tidak terlalu sulit. Ada batas waktu peminjaman seperti sistem offline.
Menariknya, buku-buku di dalam aplikasi iPusnas tersedia secara gratis bagi pembaca. Hanya saja, terdapat beberapa pembatasan untuk buku yang masih baru terbit. Kategorinya juga sangat lengkap, bahkan ada e-book milik penerbit indie.
2. iBI Library
Jika mendengar nama Bank Indonesia, yang terlintas di kepala pasti hal-hal yang berkaitan dengan perbankan. Nyatanya, Bank Indonesia juga mengeluarkan aplikasi perpustakaan digital berbasis web bernama iBI Library.
Sistemnya serupa dengan aplikasi perpustakaan online untuk sekolah. Terdapat akses gratis untuk membuka berbagai jenis bacaan di dalamnya. Koleksi buku-bukunya juga terbilang lengkap dari berbagai genre.
Koleksi buku-buku di dalam aplikasi dapat dipinjam secara elektronik dengan sistem waktu peminjaman tertentu. Mekanismenya menyerupai perpustakaan konvensional tetapi dalam bentuk digital.
Perpustakaan sekolah Anda sepi?
Itu karena siswa tidak bisa mengaksesnya dari luar jam sekolah.
Dengan Perpustakaan Digital MySCH.id, koleksi buku sekolah bisa dibaca siswa kapan saja dan di mana saja. Perpustakaan Digital MySCH.id dibangun supaya koleksi buku sekolah bisa diakses siswa kapan saja, peminjaman tercatat otomatis, dan laporan siap pakai.
Pelajari Selengkapnya Konsultasi Gratis3. Gramedia Digital
Sebagai salah satu perusahaan penerbitan buku terbesar di Indonesia, Gramedia juga mengeluarkan website perpustakaan online dalam bentuk aplikasi. Namanya Gramedia Digital.
Istimewanya, aplikasi satu ini tidak hanya menyediakan e-book terbitan Gramedia saja. Ada pula majalah atau koran digital yang bisa dibaca kapan saja. Unggul dari sisi fleksibilitas dan kenyamanan pembaca.
Untuk mengaksesnya, cukup buka aplikasi Gramedia Digital melalui PlayStore. Jika sudah menemukannya, unduh aplikasi untuk mengakses buku-buku yang tersedia. Sistemnya sederhana, mirip dengan aplikasi untuk perpustakaan sekolah.
4. Biblio
Aplikasi satu ini memang terbuka untuk umum. Desain tampilannya sederhana dan mudah dioperasikan oleh siapa saja. Jenis koleksi bukunya sangatlah banyak dan beragam, cocok untuk berbagai kalangan.
Mirip dengan aplikasi perpustakaan online untuk sekolah, Biblio juga menyimpan informasi yang lengkap terkait koleksi buku yang tersedia. Meliputi ISBN, keterangan buku, dan nomor indeks.
Koleksi tidak hanya berupa buku elektronik, tetapi juga modul pembelajaran, jurnal, maupun dokumen akademik lainnya. Oleh sebab itu, aplikasi perpustakaan ini sangat cocok untuk warga sekolah.
5. SLiMS
Sebelum kemunculan aplikasi program perpustakaan sekolah, SLiMS dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah lebih dulu muncul. Aplikasi ini pertama kali diluncurkan ke publik pada tahun 2014 lalu.
Bentuknya sendiri berbasisi web sehingga pembaca membutuhkan koneksi internet untuk mengaksesnya. Saat memiliki waktu senggang, coba buka aplikasi perpustakaan ini dan manfaatkan waktu untuk membaca buku di dalamnya.
Sistemnya bersifat open source sehingga dapat digunakan secara gratis. Selain gratis, SLiMS memiliki komunitas yang aktif sehingga sekolah berkesempatan memperoleh banyak referensi, dokumentasi, maupun bantuan teknis.
6. iJakarta
Tidak kalah dengan lainnya, Pemprov DKI serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga meluncurkan aplikasi perpustakaan online dengan nama iJakarta. Sangat cocok diakses oleh pembaca yang tinggal di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Serupa dengan aplikasi perpustakaan online untuk sekolah, iJakarta menyediakan banyak sekali jenis bacaan. Menariknya, di dalam aplikasi ini juga terdapat fitur khusus untuk saling berinteraksi layaknya media sosial.
Tampilan aplikasi yang sederhana, koleksi yang terus berkembang, serta kemudahan penggunaan menjadi alasan mengapa iJakarta sering direkomendasikan. Layak dimanfaatkan oleh sekolah maupun individu.
7. Rakata
Berikutnya, ada aplikasi perpustakaan online bernama Rakata. Aplikasi ini dikelola oleh penerbit Mizan Group. Bicara tentang koleksinya, pembaca tidak akan kesulitan menemukan buku-buku incarannya.
Sedikit berbeda dengan aplikasi perpustakaan sekolah sederhana, Rakata juga menyediakan fitur khusus untuk menulis buku. Hal ini tentu saja menarik lebih banyak peminat untuk memanfaatkannya.
Selain menghadirkan koleksi buku digital yang beragam, Rakata menawarkan pengalaman yang lebih interaktif. Siswa tidak hanya dapat membaca berbagai buku dari beragam kategori, tetapi juga memperoleh ruang untuk mengembangkan kreativitas melalui fitur kepenulisan.
Baca Juga:
Aplikasi Perpustakaan Digital dan Manfaatnya untuk Sekolah
Manfaat Menggunakan Aplikasi Perpustakaan Modern
Pemanfaatan aplikasi perpustakaan digital gratis maupun berbayar memang menawarkan banyak sekali keuntungan. Aplikasi ini dapat digunakan untuk perpustakaan sekolah sederhana ataupun perpustakaan dengan koleksi yang variatif.
Data koleksi tersimpan dengan aman, laporan dapat dibuat secara otomatis, dan siswa memperoleh pengalaman membaca yang lebih menarik melalui akses digital kapan saja. Selain itu, ada beberapa manfaat lainnya.
- Pengelolaan koleksi menjadi lebih cepat.
- Proses pencarian buku semakin mudah.
- Transaksi peminjaman dapat dilakukan secara otomatis.
Baca Juga:
Contoh Perpustakaan Digital Sekolah dengan Bukti Nyata
Penutup
Pemanfaatan aplikasi perpustakaan online untuk sekolah sebenarnya turut mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan. Tunggu apalagi, segera manfaatkan aplikasi perpustakaan digital dari MySCH.id untuk memulainya.