Seiring dengan popularitas absensi digital yang semakin meningkat, semakin banyak pula sekolah yang ingin tahu lebih dalam tentangnya. Karena itulah Bapak/Ibu perlu mempelajari contoh absensi siswa dalam aplikasi agar terbiasa menggunakan sistem ini.
Untungnya, contoh absen kehadiran siswa tersebut bisa Bapak/Ibu temukan di sini, lengkap dengan formatnya agar dapat lebih mudah terbaca. Hal ini bisa membuat proses pencatatan, pengelolaan, dan juga rekap absensi jadi terasa semakin cepat dan mudah.
Baca Juga:
Absensi Siswa Modern agar Sekolah Lebih Efisien
Contoh Absensi Siswa
Apabila Bapak/Ibu ingin mempelajari contoh absensi siswa, berikut adalah beberapa contohnya untuk absen harian dan bulanan!
1. Absensi Harian
Secara garis besar, cara membuat absen kehadiran siswa itu sangat mudah. Bapak/Ibu hanya perlu mengisi siapa saja murid yang tidak hadir pada kolom yang sudah tersedia di aplikasi. Formatnya pun tidak sulit untuk Bapak/Ibu pahami, yaitu sebagai berikut!

Pada contoh absen kelas di atas, Bapak/Ibu bisa melihat bagaimana status absensi di sebuah kelas pada sebuah sekolah di suatu tanggal. Pada hari itu, totalnya ada tiga orang siswa yang tidak masuk kelas karena beberapa alasan yang berbeda.
2. Absensi Bulanan
Selain absensi harian, Bapak/Ibu juga perlu mempelajari contoh absensi siswa untuk catatan presensi bulanan. Formatnya cukup berbeda dengan absensi harian, mengingat pada format absensi siswa ini Bapak/Ibu perlu menulis semua siswa, bukan hanya yang absen saja.
Meskipun berbeda dengan format absen harian, penting untuk Bapak/Ibu catat jika contoh absensi siswa Excel maupun aplikasi lainnya itu mirip untuk format bulanan, yaitu seperti berikut!

Itulah cara membuat tabel absen dengan format yang benar, tinggal tambahkan nama semua murid-murid di kelas hingga lengkap. Jika sudah punya format untuk satu bulan, maka Bapak/Ibu hanya perlu menyalinnya untuk bulan-bulan berikutnya dengan format sama.
Baca Juga:
Absensi Siswa Online: Lebih Praktis dari Manual
Keterangan Istilah dalam Absensi Digital
Khusus untuk Bapak/Ibu yang sudah mempelajari contoh absensi siswa harian dan bulanan di atas namun masih bingung tentangnya, maka Bapak/Ibu tidak perlu khawatir. Hal ini karena semua penjelasan lengkap soal keterangannya akan dibahas di sini!
Absensi Siswa Lebih Cepat, Akurat, dan Tanpa Ribet
Semua Data Kehadiran Terekam Otomatis dalam Satu Sistem
MySCH.id membantu sekolah mencatat, merekap, dan memantau kehadiran siswa secara real-time. Data lebih akurat, mudah diakses, dan dapat digunakan oleh sekolah maupun orang tua tanpa proses manual.
Lihat Manfaat Absensi Coba Demo Gratis1. No
Istilah ini adalah kependekan dari kata “nomor”, merujuk pada urutan absensi. Tujuannya untuk memudahkan proses pengawasan, sehingga Bapak/Ibu bisa tahu berapa jumlah murid di dalam kelas dan berapa jumlah murid yang tidak hadir di hari tertentu.
2. Nama
Pada bagian format absen siswa yang satu ini, Bapak/Ibu bisa menulis nama murid. Khusus untuk absensi harian, nama yang perlu Bapak/Ibu tulis hanya yang tidak hadir di kelas saja. Sedangkan untuk absen bulanan, semua nama murid di kelas harus ada.
3. L/P
Khusus pada absensi harian contoh absensi siswa harian, ada keterangan L/P. Bagian tersebut merujuk pada jenis kelamin siswa yang absen pada hari tersebut. L untuk siswa laki-laki, sedangkan P untuk siswa perempuan. Terkadang, ada juga di format absen bulanan.
4. Tanggal
Khusus untuk absensi bulanan, Bapak/Ibu akan melihat bagian “tanggal” yang berisi rentetan angka dari 1 sampai 28, 29, 30, dan 31. Jumlah kolomnya akan tergantung pada jumlah hari di bulan tersebut, jadi totalnya bisa saja berbeda untuk setiap bulannya.
Cara mengisinya akan tergantung pada aplikasi absensi yang Bapak/Ibu gunakan, kebiasaan wali kelas, kebijakan sekolah, dan lain-lain. Pada umumnya memakai centang atau titik untuk murid hadir, dan antara huruf S, I, dan A untuk murid yang tidak hadir.
5. Absen
Banyak orang bingung kata “absen” dalam daftar absensi siswa artinya apa. Ternyata, kata tersebut merujuk pada status ketidak hadiran siswa. Bapak/Ibu akan menemukan alasan kenapa siswa tersebut tidak hadir di bawahnya, yaitu sakit (S), izin (I), dan alpa (A).
Jika murid sedang sakit, maka Bapak/Ibu bisa menuliskan S tepat di tanggal saat sang murid tidak masuk sekolah. Pun begitu ketika murid izin karena ada keperluan mendesak atau ketika tidak hadir tanpa keterangan (alpa). Hal ini agar mudah direkap.
Untuk mempermudah pekerjaan, maka Bapak/Ibu bisa melakukan rekap absensi setiap bulan. Caranya mudah, cukup dengan menghitung jumlah absen karena sakit, izin, atau alpa. Lalu, tuliskan hasil rekapnya pada kolom “J” yang berarti “Jumlah”.
Baca Juga:
Sistem Absensi Siswa Modern, Rekap Kehadiran Lebih Mudah
Tips Mengurus Absensi dengan Lebih Mudah
Berdasarkan pada gambaran contoh di atas, kini Bapak/Ibu pasti sadar jika mengurus absensi digital itu tidak sulit. Menariknya lagi, ada cara yang lebih mudah untuk mencatat, mengelola, dan melakukan rekap absen, yaitu dengan aplikasi absensi dari MySCH.id.
Pada aplikasi ini, Bapak/Ibu bisa langsung menemukan format absen siap pakai, sehingga tidak perlu repot membuatnya secara manual di Excel atau aplikasi yang lainnya. Jika butuh file dengan format Excel, bisa langsung unduh dari aplikasi tersebut.
Selain memiliki format yang lengkap dan mudah untuk Bapak/Ibu pahami, aplikasi ini juga punya fitur rekap otomatis. Jadi, Bapak/Ibu tidak perlu menghitung berapa jumlah siswa yang hadir dan tidak hadir setiap bulan, karenanya datanya sudah ada dan tersedia.
Karena aplikasi absensi dari MySCH.id berbasis website, maka semua orang yang berwenang bisa melihat hasil rekap absen tersebut, termasuk murid, guru, kepala sekolah, orang tua, dan lainnya.
Baca Juga:
Contoh Absensi Siswa Lengkap dengan Format Harian & Bulanan
Penutup
Pada berbagai contoh absensi siswa, jelas bahwa eksistensi aplikasi absensi itu vital bagi sekolah karena punya format rapi dan lengkap. Apabila sekolah ingin mencoba manfaatnya, bisa mulai mencoba aplikasi absensi dari MySCH.id.