Istilah e-rapor Kemdikbud memang seringkali diperbincangkan akhir-akhir ini. Kemunculannya membuat banyak sekolah dari berbagai jenjang mulai tertarik untuk menggunakan sistem e-raport semacam ini.
Lantas, apa sebenarnya definisinya dan ada apa saja fitur di dalamnya? Tidak perlu menunggu lama-lama, Bapak/Ibu cukup menyimak informasi berikut dengan seksama. Dari membacanya, pemahaman tentang e-rapor akan lebih mudah dicerna.
Baca Juga:
E-Raport Terbaik untuk Penilaian Digital Sekolah
Definisi E-Raport
Singkatnya, e-raport adalah sistem penilaian digital yang dimanfaatkan sekolah untuk mengelola hasil belajar siswa. Sistemnya terbilang lebih efektif, akurat, dan terdokumentasi daripada rapor konvensional.
Melalui sistem digital ini, guru dapat memasukkan nilai, mengolah hasil penilaian, hingga mencetak rapor dalam satu layanan. Sangat pas untuk sekolah yang ingin menggantikan proses pengolahan nilai secara manual.
Penggunaan e-rapor juga memberikan kemudahan bagi berbagai pihak di lingkungan sekolah. Baik guru mata pelajaran, wali kelas, maupun kepala sekolah. Semua data tersimpan dalam satu sistem sehingga koordinasinya berjalan lebih mudah.
Seiring berkembangnya transformasi digital di dunia pendidikan, e-rapor kini menjadi solusi yang banyak dipilih sekolah. Penyusunan rapor lebih cepat, data lebih akurat, dan memudahkan pencarian arsip ketika sekolah membutuhkannya.
Rekomendasi E-Raport yang Sesuai dengan Kebutuhan Sekolah
Jika sedang mencari aplikasi e-raport yang lengkap dan fleksibel, aplikasi rapor online MySCH.id adalah jawabannya. Rancangan awal aplikasi ini memang bertujuan untuk membantu sekolah mengelola seluruh proses penilaian secara digital.
Baik yang berkaitan dengan penginputan nilai, pengolahan rapor, hingga pembagian hasil belajar kepada orang tua. Tidak perlu khawatir saat pertama kali menggunakannya karena MySCH.id menyediakan layanan pendampingan yang kompeten.
Terdapat layanan panduan dan pendampingan untuk menggunakan aplikasi rapor online dari MySCH.id. Artinya, guru di sekolah tidak lagi bingung bertanya tentang bagaimana cara membuka atau bagaimana cara mengisi rapor digital ini.
Baca Juga:
Aplikasi E-Rapor Kurikulum Merdeka Terbaik untuk Sekolah
Fitur-Fitur yang Tersedia
Dari pendampingan awal, pihak sekolah akan diajarkan cara masuk ke aplikasi rapor online MySCH.id. Selain itu, ada pula penjelasan yang detail mengenai fitur-fitur yang tersedia di dalam aplikasi. Berikut penjelasan singkatnya.
1. Kustomisasi Template Kurikulum
Fitur satu ini memungkinkan pihak sekolah untuk menyesuaikan format penilaian sesuai dengan kurikulum yang sedang berlaku. Misalnya disesuaikan dengan standar penilaian khusus dari Kurikulum Merdeka.
Guru di sekolah bisa mengatur struktur mata pelajaran, kompetensi, hingga format rapor sesuai kebijakan sekolah. Ketika ingin memakai format e-rapor untuk semester selanjutnya, guru tidak perlu lagi buat format baru. Cukup sesuaikan saja dengan format yang ada.
Agar penilaian lebih profesional, guru juga bisa menambahkan catatan wali kelas di bagian rapor siswa. Catatan ini akan membantu orang tua melihat perkembangan akademik maupun sikap siswa. Semuanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekolah.
Bingung Menyusun Nilai dan Rekap Raport Siswa?
Jangan sampai agenda raport anda melelahkan karena masih serba manual.
Gunakan sistem rapor digital yang membantu guru mengelola nilai, deskripsi, ekstrakurikuler, dan pencetakan rapor dalam satu platform.
Pelajari Selengkapnya Konsultasi Gratis2. Pengaturan untuk Bobot Penilaian
Setiap sekolah tentu memiliki kebijakan tersendiri mengenai pembobotan nilai, misalnya nilai tugas, ulangan harian, ujian tengah semester, maupun ujian akhir semester. Oleh karena itu, aplikasi rapor online MySCH.id menyediakan fitur pengaturan ini.
Untuk mengaturnya, guru hanya perlu buka e-rapor dan mulai mengatur bobot nilai pada menu konfigurasi. Alurnya tidak terlalu sulit karena aplikasi rapor online ini punya tampilan yang sederhana dan mudah dipahami. Cukup butuh waktu sebentar untuk memahaminya.
Nantinya, sistem akan menghitung nilai rata-rata maupun predikat setiap siswa secara otomatis. Guru cukup memasukkan nilai pada setiap komponen penilaian, kemudian sistem akan menghitung hasil akhirnya berdasarkan ketentuan bobot nilai.
3. Manajemen P5
Fitur manajemen P5 dari aplikasi e-raport MySCH.id membantu sekolah mengelola seluruh rangkaian Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam satu sistem yang terintegrasi. Mencakup proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, penilaian, hingga pengembangan.
Guru dan koordinator P5 tidak lagi bergantung pada banyak dokumen terpisah karena seluruh informasi tersimpan dalam satu sistem. Sangat berbeda jika pihak sekolah masih menerapkan sistem rapor konvensional.
Setelah kegiatan selesai, proses penilaian menjadi lebih praktis karena hasilnya langsung terintegrasi dengan aplikasi rapor. Informasi mengenai capaian siswa pada kegiatan P5 bisa disajikan bersama hasil belajar lainnya dalam satu laporan yang utuh.
4. Kustomisasi Sampul dan Kop Rapor
Butuh kustomisasi tampilan sampul dan kop rapor? MySCH.id sudah menyediakan fitur kustomisasinya dalam aplikasi rapor online ini. Semuanya bisa disesuaikan dengan kop sekolah, logo, hingga identitas lembaga pendidikan.
Kemampuan aplikasi untuk melakukan penyesuaian tampilan turut membantu sekolah menjaga keseragaman dokumen resmi ini. Hasilnya, seluruh rapor yang dicetak memiliki format sama dan konsisten.
Meski berbasis web, isi dokumen rapor online tetaplah bersifat resmi. Oleh karena itu, pihak sekolah perlu melakukan beberapa penyesuaian terkait sampul dan kop rapor supaya tampilannya tampak profesional.
5. Bisa Terhubung dengan Aplikasi Lain
Satu keunggulan utama e-rapor modern adalah bisa dihubungkan dengan berbagai aplikasi pendidikan lain. Artinya, pihak sekolah lebih mudah menghubungkan e-rapor dengan sistem administrasi akademik, absensi, maupun LMS.
Mekanismenya membolehkan pertukaran data siswa, guru, mata pelajaran, maupun jadwal pembelajaran. Sangat cepat dan otomatis. Setelahnya, semua data akan disinkronkan sesuai dengan kebutuhan penilaian.
Guru di sekolah tidak perlu menginput informasi yang serupa pada beberapa aplikasi. Selain meningkatkan efisiensi kerja, integrasi aplikasi juga membantu mengurangi kesalahan akibat duplikasi data.
6. Cetak Rapor
Setelah seluruh proses penilaian selesai, guru dan wali kelas dapat mencetak rapor langsung dari aplikasi. Sistem akan menyusun nilai, deskripsi capaian pembelajaran, serta identitas siswa secara otomatis sesuai format.
Tidak hanya terbatas untuk SMA saja, sekarang MySCH.id juga menyediakan e-rapor SD maupun e-rapor SMP. Formatnya memang sedikit berbeda, tetapi tetap mengutamakan kemudahan dalam pengelolaan nilai dan pencetakan rapor.
Apabila menggunakan aplikasi rapor online, pihak sekolah lebih leluasa untuk menyimpan hasil cetaknya. Baik dalam bentuk digital maupun dicetak menggunakan printer. Bisa pula berguna sebagai arsip administrasi di masa mendatang.
Penutup
E-raport sangatlah membantu sekolah yang ingin mengelola penilaian dengan lebih efektif. Segera pertimbangkan aplikasi rapor online dari MySCH.id. Penginputan nilai, pengolahan data, dan pencetakan rapor sudah bisa dilakukan dalam satu sistem.