Untuk beradaptasi dengan era digital, lembaga pendidikan kini perlu memiliki website sebagai kehadiran profesional di internet. Hal ini berarti lembaga harus mengetahui cara daftar domain sch.id.
Website tersebut nantinya bisa digunakan untuk menyampaikan berbagai informasi penting tentang sekolah, mulai dari profil, pendaftaran, hingga pengumuman. Nah, mari simak selengkapnya cara mendaftar domain sch.id.
Apa itu Domain sch.id?
Apa itu domain sch.id? Singkatnya, domain sch.id adalah jenis domain khusus dengan untuk lembaga pendidikan. Ekstensi sch.id merujuk pada singkatan school (sekolah). Sementara, akhiran “id” menunjukkan lokasinya berada di Indonesia.
Dengan menggunakan ekstensi tersebut, maka website akan lebih dikenali sebagai milik lembaga pendidikan. Penggunaan ekstensi sch.id juga memberikan kesan website lebih kredibel. Hal ini karena untuk daftar domain sch.id memerlukan izin resmi.
Baca Juga :
Apa Itu Domain Sch Id dan Mengapa Penting untuk Sekolah?
Cara Daftar Domain sch.id
Pembuatan domain sch.id perlu melalui proses pendaftaran dan pembelian domain. Bapak/Ibu bisa mengunjungi Layanan penyedia domain terpercaya untuk membeli, seperti MySCH.id. Berikut cara daftar domain sch.id dari aplikasi ini:
1. Mempersiapkan Dokumen Syarat Daftar Domain
Langkah pertama untuk mendaftarkan domain website pendidikan adalah mempersiapkan berbagi dokumen persyaratan. Berikut daftar dokumen yang perlu Bapak/Ibu siapkan:
- Scan KTP kepala sekolah
- SK pendirian atau SK operasional sekolah
- Surat permohonan pengajuan nama domain (dari kepala sekolah untuk PANDI)
- Scan NPWP sekolah (jika tersedia)
2. Mengunjungi Registrar Domain
Pendaftaran domain bisa Bapak/Ibu lakukan dengan mengunjungi situs penyedia domain atau registrar domain. Biasanya, proses pembuatan domain memerlukan pendaftaran akun terlebih dahulu.
Kemudian melakukan pencarian availability domain untuk memastikan nama belum digunakan. Jika terverifikasi belum ada yang menggunakan, maka barulah Bapak/Ibu bisa melakukan pembelian domain. Setelah itu, unggah dokumen syarat dan lakukan pembayaran.
3. Mendaftar via MySCH.id
Selain melalui registrar resmi, tersedia opsi yang lebih praktis yakni melalui MySCH.id.
MySCH.id melayani pendaftaran domain sch.id untuk berbagai lembaga pendidikan dengan proses yang lebih praktis. Kami siap menghandle proses pendaftaran domain hingga jadi. Bapak/Ibu cukup menyiapkan dokumen persyaratan, lalu menghubungi kami.
Langkah selanjutnya dalam cara daftar domain sch.id yaitu mengirimkan dokumen syarat secara lengkap. Pengiriman dokumen bisa Bapak/Ibu lakukan ke alamat email info@mysch.id.
Kemudian pada bagian subjek email isikan “Persyaratan Web - Nama Lembaga”. Sebagai contoh: Persyaratan Web - SMA N 1 Sukaraja.
Terakhir, pastikan seluruh dokumen syarat sudah ditambahkan dalam lampiran email sebelum mengirimkan email.
Cukup simple, kan? Mari segera siapkan dokumen persyaratan yang Bapak/Ibu perlukan untuk mengajukan pendaftaran domain. Setelah itu, hubungi MySCH.id untuk mendapat arahan terkait cara daftar domain sch id.
Pentingnya Membuat Domain sch.id
Daftar domain sch.id dapat memberikan segudang manfaat bagi lembaga pendidikan, antara lain:
1. Memberikan Identitas yang Jelas
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, penggunaan ekstensi sch.id khusus untuk lembaga pendidikan. Sehingga pengguna internet akan otomatis mengenali website sch.id sebagai lembaga pendidikan.
2. Memperkuat Kredibilitas Lembaga
Cara daftar domain sch.id melibatkan pengajuan pendaftaran secara resmi ke PANDI. Artinya, tidak sembarang pihak bisa membuat website dengan ekstensi sch.id. Sehingga penggunaannya dapat meningkatkan kepercayaan pengunjung.
3. Membangun Branding Profesional
Branding menjadi hal wajib untuk unggul dalam persaingan dunia digital yang semakin ketat. Nah, penggunaan domain sch.id memberikan kesan lebih profesional bagi lembaga pendidikan.
Hal tersebut bermanfaat positif untuk membangun reputasi sebagai lembaga pendidikan terpercaya.
4. Meningkatkan Visibilitas Hasil Pencarian
Satu lagi manfaat utama melakukan pendaftaran domain sch.id, yaitu meningkatkan visibilitas pada hasil pencarian Google.
Kenapa begitu? Hal ini karena Google dan mesin pencari yang lain akan lebih mudah mengenali dan mengindeks website dengan ekstensi sch.id. Sehingga website berpotensi lebih baik untuk tampil pada peringkat atas pencarian.
Baca Juga :
Branding Digital Sekolah - Modern dan Profesional!
Tips Membuat Website Sekolah yang Bagus
Proses pembuatan website sekolah sebenarnya tidak sulit, tapi perlu memperhatikan beberapa faktor penting. Berikut beberapa tips untuk membuat website sekolah yang bagus:
1. Buat Halaman Utama yang Menarik
Halaman utama website berperan layaknya gerbang depan sekolah dalam dunia virtual. Halaman ini juga menjadi tempat yang paling sering menerima pengunjung.
Maka dari itu, penting untuk memastikan halaman utama memiliki tampilan menarik. Halaman utama ideanya juga harus mencantumkan informasi penting sekolah dan mudah untuk pengunjung navigasikan.
Biasanya, halaman utama web sekolah mencantumkan informasi kontak, berita terbaru, dan event mendatang. Bisa juga menambahkan link menuju halaman penting lain, seperti kalender sekolah dan layanan e-learning.
2. Terapkan Branding dengan Konsisten
Seperti halnya bisnis, branding untuk lembaga pendidikan perlu Bapak/Ibu lakukan secara konsisten. Mulai dari logo, skema warna, hingga gaya bahasa, harus sama pada berbagai kanal.
Branding yang konsisten membuat sekolah jadi lebih mudah untuk dikenali. Membangun branding yang kuat juga bermanfaat untuk meningkatkan reputasi sekolah.
3. Pastikan Website Responsif
Kebanyakan orang mengakses internet menggunakan ponsel, sehingga penting untuk menggunakan desain website mobile friendly.
Desain ini memungkinkan halaman website mampu menyesuaikan dengan ukuran layar yang berbeda. Sehingga semua pengunjung tetap bisa mengakses website dengan mudah meskipun membuka melalui ponsel.
Selain responsivitas, pastikan memilih desain yang simple dan navigasinya mudah. Langkah ini umumnya dilakukan setelah Bapak/Ibu selesai melakukan pendaftaran domain sch.id yang kemudian dilanjut dengan membuat website sekolah sebagai sarana Brandingnya.
4. Tambahkan Konten Berkualitas Tinggi
Website sekolah perlu konten berkualitas supaya lebih menarik. Jenis konten bisa bervariasi, meliputi foto, video, dan artikel.
Apabila menambahkan foto, maka pastikan menggunakan foto dengan resolusi tinggi. Misalnya, foto kegiatan siswa, event terbaru, atau prestasi siswa. Ada baiknya juga untuk menambahkan video promosi sekolah.
Video promo bisa memberikan keunikan lebih bagi website sekaligus membangun interaksi dengan pengunjung.
5. Memprioritaskan SEO
Tips yang tidak boleh terlewat dalam pembuatan website yaitu menerapkan SEO. Dengan menerapkan SEO yang tepat, website sekolah bisa lebih mudah pengunjung temukan.
Hal tersebut akan memberikan berbagai keuntungan, misalnya memudahkan calon siswa menemukan website untuk melakukan pendaftaran.
Penerapan SEO sendiri merupakan proses yang perlu waktu dan berkelanjutan. Sehingga tidak cukup dengan hanya mengandalkan template website dengan fitur SEO.
Baca Juga :
Website Resmi Sekolah - Contoh Terbaik & Standar Profesional
Jasa Pembuatan Website Sekolah Terpercaya
MySCH.id menghadirkan solusi lengkap pembuatan website sekolah berkualitas. Jadi, sambil memahami cara daftar domain sch.id, Bapak/Ibu bisa pula sekalian memesan jasa pembuatan website sekolah jika ingin lebih mudah, karena mulai dari pendaftaran sampai dengan website bisa launcing Tim CS MySCH.id siap membantu Bapak.Ibu.
Layanan dari MySCH.id telah membantu lebih dari 60.000 sekolah membangun website terbaik untuk merepresentasi lembaga. Hubungi kami sekarang untuk buat website sekolah profesional.